Menampilkan 37 Hasil

Focus Group discussion(FGD)

SMKNPTR. Bertempat di ruang rapat lantai 2 SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau diadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan kurikulum operasional satuan pendidikan SMK Negeri Pertanian Terpadu Provinsi Riau dan kerjasama Riset Terapan Bersama Sekolah Vokasi IPB, Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Dudika. Pada kesempatan kali ini pembahasan yang disampaikan berkaitan dengan kurikulum operasional sekolah. …

Menara Vokasi 2021

“Menara Vokasi 2021” Vokasi Kuatkan Ekonomi Riau Menara Vokasi Tahun 2021 yang dilaksanakan serentak di lima wilayah, yaitu Medan (Sumatera Utara), Pekanbaru (Riau), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur) dan Kolaka (Sulawesi Tenggara) pada 7 & 8 Desember 2021. Kegiatan Menara Vokasi di Kota Pekanbaru dilaksanakan di SKA CO EX. Acara gebyar menara …

PARTISIPASI SMKN PERTANIAN TERPADU DALAM LKSN SMK KE-XIX TAHUN 2021

Pekanbaru-SMKNPT, Menurut Pusat Prestasi Nasional Kemdikbud, Lomba Kompetensi Siswa adalah kompetisi tahunan antar siswa pada jenjang SMK sesuai bidang keahlian yang diajarkan pada SMK peserta. LKS ini setara dengan OSN (Olimpiade Sains Nasional) yang diadakan di SMP/SMA. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan …

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru

Pekanbaru-SMKNPT, September 2021 SMKN Pertanian Terpadu memulai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sesuai arahan dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Seluruh perangkat sekolah bergegas mempersiapkan kebutuhan untuk mewujudkan PTMT yang memenuhi standar Protokol Kesehatan Covid-19. Diawali dengan rapat antara manajemen sekolah dengan Dinas Pendidikan Prov. Riau, Rapat Sosialisasi dengan Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru dan Rapat Sosialisasi dengan wali murid, seluruhnya dilakukan secara daring via zoom.

SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru mempersiapkan sarana prasarana pendukung pembelajaran diantaranya sarana tempat cuci tangan disepanjang koridor sekolah dan ruang kelas dengan bangku penyekat dan menyediakan hand sanitizer d ruangan-ruangan. Dilakukan juga pembagian masker untuk pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik.

Wali Kelas melakukan pendataan untuk peserta didik yang memperoleh izin dar wali murid untuk mengikuti PTMT dengan jumlah maksimal per kelas yaitu 10 orang (30%). Peserta didik tinggal di asrama SMKN Pertanian Terpadu selama pembelajaran. Pembelajaran mengikuti jadwal yang disusun sesuai dengan arahan Dinas Pendidikan Provinsi Riau yaitu dengan jam belajar dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 11.45 WIB dengan 15 menit waktu istirahat yaitu pukul 10.00 WIB-10.15 WIB. Selain PTMT ini, peserta didik yang tidak dapat mengikuti PTMT tetap mendapatkan pembelajaran secara daring. Dalam hal ini pendidik di SMKN Pertanian menggunakan Google Class Room untuk pembelajaran asinkron dan Zoom/Gmeet untuk pembelajaran Sinkron. Sinkron dilakukan pada Hari Senin dan Jumat, sedangkan asinkron dilaksanakan pada hari Selasa-Kamis. Semoga kita segera belajar dengan normal ya ananda!! Salam sehat semua !!

Pembagian Masker kepada Peserta Didik SMKN Pertanian Terpadu Prop. Riau

Semakin meningkatnya jumlah penderita COVID-19 dari hari ke hari membuat upaya pencegahan COVID-19 terus berkembang disesuaikan dengan kondisi yang ada. Pemakaian masker diwajibkan bagi warga sekolah. Untuk lebih memasyarakatkan budaya penggunaan masker, SMKN Pertanian Terpadu Prop. Riau dalam hal ini mengkampanyekan Gerakan memakai masker. Kampanye ini dimaksudkan agar warga sekolah terbiasa menggunakan masker baik dalam kondisi sakit maupun sehat, terutama ketika berada di luar rumah dan berinteraksi dengan orang lain.

Salah satu bentuk kampanye gerakan memakai masker bagi warga sekolah adalah dengan membagikan masker gratis kepada warga sekolah.

Gerakan ini tidak hanya sebatas pembagian masker saja tetapi juga edukasi bagaimana menggunakan masker dengan benar serta sounding informasi tentang lima hal cegah COVID-19.