SMKN PERTANIAN TERPADU PROVINSI RIAU MERAIH JUARA III LKS SMKN TINGKAT NASIONAL 2020

Dalam rangka pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2020, Pusat Prestasi Nasional Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Online/Daring Tingkat Nasional Tahun 2020 pada tanggal 1-7 November 2020. Adapun jenis lomba yang akan dilaksanakan meliputi 42 Bidang Lomba. Dalam hal ini SMK Pertanian Terpadu Provinsi Riau berpartisipasi dalam 2 bidang lomba yaitu Bidang Lomba Teknologi Peternakan dan Bidang Lomba Landskap dan Pertamanan.

Penyelenggaraan LKS akan dilaksanakan secara daring. Dalam pelaksanaan LKS diagendakan juga kegiatan seperti pameran secara virtual, seminar dengan webinar dan job matching.Tahun ini cabang lomba yang semula 32 cabang berubah menjadi 42 cabang dgn konsentrasi pada teknologi informasi. Dalam pelaksanaan LKS ini juri mengadopsi sistim penilaian lomba keterampilan internasional tetapi tetap mengacu pada standar nasional. Peserta LKS difasilitasi pemberian paket bahan praktek.

Lokasi penjurian bidang lomba Teknologi Peternakan adalah di Hotel La Grande Bandung sedangkan untuk bidang lomba Landskap dan pertamanan penjurian berlokasi di Hotel Courtyard. Dalam pelaksanaan lomba kali ini, sistem daring/online memiliki tantangan tersendiri, diantaranya adalah kendala jaringan dan fasilitas siswa yang melakukan presentasi dari rumah. Namun dengan  adanya koordinasi antara teknisi lomba dengan pihak terkait perlombaan dapat berjalan lancar hingga akhir.

Presentasi LKS Bidang Lomba Teknologi Peternakan

 

 

 

 

Untuk bidang lomba teknologi peternakan perwakilan dari sekolah kita adalah peserta didik an. Indah Mutya dengan mentor Ibu Ayu Wulansari, S.Pt dan Bapak Dr. Sadarman, S.Pt, M.Sc dengan judul karya tulis yaitu “Electric Water Heater as a Substitute for Gasolek”. Karya tulis yang diusung Indah Mutya ini membahas tentang pemeliharaan tahap starter pada ayam petelur yang merupakan langkah awal keberhasilan usaha peternakan ayam petelur. Dimana pada fase ini ayam masih membutuhkan pemanas buatan yang disebut “Brooder”. Jangka waktu pemeliharaan brooding berkisar 28 hari dengan pengaturan suhu 33-35oC dan kelembaban 60-80%. Pada fase starter ini banyak petani yang menggunakan pemanas Gasolek, namun penggunaan Gasolek tidak ekonomis, terutama peternak kecil yang hanya memelihara ayam umur dibawah 500 Hari (DOC) sehingga petani akan mengalami kerugian akibat tingginya biaya operasional. Akibat mahalnya harga gas, inovasi subtitusi Gasolek sangat menguntungkan peternak. Alternatif yang ditawarkan sebagai pengganti Gasolek pada penelitian ini adalah pemanas air listrik otomatis dengan sistem pipa loop tertutup sehingga panas yang ditarik oleh Water Heater Listrik dapat merambat pada pipa yang berisi udara. Selanjutnya panas dari pipa akan menyebar merata pada sistem brooding.

Alhamdulillah untuk bidang lomba teknologi peternakan ini SMK Pertanian Terpadu memperoleh Juara III Nasional dengan skor 733 .

 

 

 

 

 

Pemasangan Water Heater sebagai pengganti Gasolek pada Sistem Brooder

 

Untuk bidang lomba Lanskap dan Pertamanan SMKN Pertanian Terpadu diwakili oleh ananda Elchino dan Cristopher dengan mentor Ibu Memori Anne Nainggolan, SP. Duo peserta didik dari program keahlian ATPH ini juga tidak kalah semangat bekerja keras mempersiapkan kreativitasnya dalam membuat lanskap pertamanan.

Adapun video pelaksanaan kepesertaan ananda  dalam LKS SMK 2020 ini dapat diakses melalui link berikut:

Bidang lomba Landskap dan Pertamanan:

https://youtu.be/LOWSTOYRSmc

https://youtu.be/xXQUMZT4jHI

https://youtu.be/1LYTN_CIHZI

Bidang lomba Teknologi Peternakan:

https://youtu.be/DWuTaotufdE

https://youtu.be/6tQDnpDDet0

https://youtu.be/ILS65UgKI5E

Semoga tahun depan kita dapat meraih Juara I Nasional. Salam SMK Hebat.. SMK Bisa!!!

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *